bukit-bukit yang menghijau, lautan yang biru, persawahan yang menguning..
pepohonan yang menjulang memberi keteduhan, debur ombak, dan halusnya pasir pantai..
tak lupa bangunan-bangunan kuno yang menyimpan sejarah..
hal-hal seperti itu sering aku cari..
aku lupa sejak kapan menyukai jalan-jalan..
seingatku sejak kecil aku sudah suka menjelajah perbukitan, lembah dan sungai, bersama teman sepermainan…
maklum desa tempatku dilahirkan memang di kaki gunung.. ^^
saat jalan-jalan rasanya menyenangkan dan feel free..
kadang hidup memang harus di refresh ‘F5′ biar gak monoton, statis, membosankan, itu-itu wae.. ^^
jalan-jalan juga bagaikan menginjeksi semangat baru, pengalaman baru dan menawarkan hal-hal yang tak terduga..
sekarang aku memandang travelling bukan hanya melihat keindahan alam dan menikmati kuliner nan lezat..
ada yang lebih dalam dari itu, karena travelling bisa merubah pandangan hidup, juga mendapatkan inspirasi dan ide-ide baru..
meski secapek apapun saat pulang travelling, aku merasa jiwa ini terbaharui..
mungkin setiap orang mempunyai pandangan berbeda-beda..
ada yang menemukan saat berbelanja, olahraga, atau melakukan hobi, dan masih banyak lagi..
bagiku teteup travelling yang paling memuaskan hati..hehe..
akhir tahun lalu, aku berkesempatan jalan-jalan ke solo.. ^^
perjalanan ke solo dari jogja lumayan ramai lancar, cuaca agak-agak mendung syahdu..
sampai di daerah klaten aku sempatkan singgah di museum gula jateng, tepatnya di desa gondang winangun..
tempatnya mudah dicari, karena berada di pinggir jalan besar yogyakarta-surakarta..
suasana sepi mamring saat kaki ini memijak pelataran bangunan tua berarsitektur indische style..

tepat di depan halaman museum terdapat lokomotif tua yang gagah, sayange pake’ di cat warna-warni.. jadinya malah kayak odong-odong..^^
pada jaman dulu si lokomotif dipakai untuk menarik lori-lori yang berisi tebu dari ladang-ladang..
tau gak sih, jaman belanda dulu kita merupakan negara penghasil gula terbesar sejagad..
tapi kini..?
kini kita jadi negara pengimpor gula.. *sedih*
orang klaten musti bangga nih, karena museum pabrik gula ini baru pertama ada di asia tenggara..
ok saatnya mengetahui apa aja isi museum ini. ruangan pertama berisi alat-alat dan furniture kantor..*model jaman belanda pastinya*
ruangan ke dua berisi maket pabrik dan peralatan produksi pabrik..
ruangan berikutnya berisi hewan hama tebu yang diawetkan dalam toples-toples berisi air keras.. hiiiii…., ada juga tanaman-tanaman gulma..
kemudian adalah ruangan favoritku yang berisi foto-foto, ada foto tradisi upacara selamatan ketika akan memulai giling tebu..
ada upacara selamatan ‘temanten tebu’ dengan berbagai upacara pendukung lain seperti pertunjukkan wayang kulit semalam suntuk..
penanaman sesaji yang biasanya menggunakan kepala kerbau atau sapi untuk ditanam, demi memohon keselamatan selama masa tanam dan pascaproduksi..
..
di luar bangunan dipajang alat-alat pengangkut tebu seperti lori, gerobak, cikar, salah satunya lokomotif uap buatan tahun 1818..wew dan diberi nama ‘simbah’
ada juga dipajang mesin-mesin penggiling tebu yang guede..
lagi-lagi mesinnya dicat warna-warni ngejreng, jadi kayak mainan.. hehehe…
..
berjalan ke sebelah timur museum ada toko sovenir yang sepi.. *kriiik…kriiik…kriiik…*
di timurnya lagi ada bangunan djadoel yang megah dan cuantiq, mungkin dulunya rumah pembesar belanda..

sekarang bangunan itu dijadikan guest house, sempat liat-liat kamarnya sih.. *serem euy*
..
karena dah mau hujan, aku pun buru-buru melanjutkan perjalanan ke solo..
nyampek di kota batik disambut hujan deres, akhirnya mampir di restoran hotel diamond untuk makan siang dan laporan sama yang diatas .. 
tujuan utama ke solo adalah menjenguk seseorang, namanya mbak sanie b kuncoro..
seorang penulis beken yang sudah banyak menghasilkan karya..
mbak sanie sempat divonis kanker, syukurnya sekarang sudah sembuh dan sehat..
bahkan makin rajin nulis..
rumah mbak Sanie sangat unik dan adem, bikin betah berlama-lama ngobrol..
apalagi di perpustakaan kecilnya yang berisi banyak sekali novel-novel..wuiiihhh..
jadi gak pengen pulang, tapi karena hari menginjak sore mau gak mau musti balik jogja.. 
akhirnya jadi tau, meski tulisan mbak Sanie melankolis tapi pribadi aslinya rameee… hehehe… piss mbak..
..
tahun 2011 sudah lewat, ada beberapa target yang gak sesuai harapan..
Ranu kumbolo, air terjun seribu wajah, dan pantai sadranan..
bila bumi masih berputar dan waktu masih berdetik, semoga saja tahun ini bisa merasainya.. ^^
..
Filed under: tRip | 41 Komentar »



























