Posted on Oktober 31, 2009 by septarius
melanjutkan postingan sebelumnya, tentang ketidak tahuanku
sepertinya akhir-akhir ini hatiku udah mulai terbuka dan sudah mulai agak-agak berphikir logis, kusadar memang sebaiknya ku nyampah dulu dimana-mana, belajar kesemua orang baik tua/muda, miskin/kaya
dan pastinya banyak belajar dari sahabat-sahabat blogger..
ku ucapin makasih banyak buat yang kasih komen dan masukan di postingan sebelumnya, semua itu bakal jadi bahan bakar yang akan membuatku lebih semangat menulis..
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: iNspirAsi | 18 Komentar »
Posted on Oktober 24, 2009 by septarius
akhir-akhir ini ku baru menyadari kalo kegiatan ngeblog ternyata membutuhkan lebih dari sekedar kecepatan sepuluh jari buat ngetik dan kemampuan untuk mengarang indah saja..
rasanya semakin sering baca blog orang laen yang tulisannya penuh dengan info-info bermanfaat dan pelajaran hidup, membuat ku semakin terintimidasi dan ngerasa blogku ecek keter (gak ada apa-apanya)
eits..!! tapi bukan berarti ku pesimis lho, ku kan berusaha menulis dengan lebih baik lagi [memotivasi diri sendiri hehe..]
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: iNspirAsi | 26 Komentar »
Posted on Oktober 19, 2009 by septarius
cuaca diluar sangat panas, hujan yang ditunggu belum datang lagi
alunan suara Bono menemaniku saat mengetik tulisan ini
sedikit melenakan untuk segera menumpahkan ide-ide yang berlarian di kepala
terinspirasi judul lagu U2 di atas, apa sih yang dicari manusia dalam hidup..?
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: iNspirAsi | 24 Komentar »
Posted on Oktober 10, 2009 by septarius
ini bukan cerita tentang Paulo Maldini, kapten dan center bek legendaris Ac Milan yang sudah gantung sepatu itu.
bukan pula tentang Paulo Coelho, penulis latin yang bukunya di terjemahin ke bahasa Indonesia dengan tidak baik dan kurang benar itu.
tapi ini tentang Paulo yang bermata indah seperti bola pimpong, masih kah kau kosong hihi.. kok malah nyanyi lagunya kang Iwan sih..
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: iNspirAsi | 22 Komentar »
Posted on Oktober 1, 2009 by septarius
bumi bergetar
Tanah diayun
Jalanan merekah
Rumah-rumah rata dengan tanah
Gedung-gedung tersuruk
Kampung-kampung jadi puing
Bayi-bayi menangis
Anak-anak kecil meraung histeris
Mayat-mayat tertimbun
Jerit hati orang tua pecah dalam gulita
Tak ada lampu adanya cahaya api yang liar
” Apakah ini azab Tuhan..? “
” bukan..!! Tapi bumi yang sarat polusi musti disegarkan
Tanah yang renta musti diremajakan
Jalanan yang di aspal dari uang pungli dan penuh sejarah korupsi musti digantikan
Gedung-gedung yang tersuruk meruntuhkan ego dan keangkuhan
Rumah kampung yang nyaman bukan kekekalan
Anak istri hanya titipan
Roda kehidupan berhenti, memberi tenggat sejenak untuk mengingat Tuhan.. “
” apakah ini takdir..? “
” entahlah, masih belum kutemukan jawabannya. Tapi setauku ini adalah sebuah pengulangan, dan bangsa yang dihancurkan akan bangkit lebih hebat dan gilang-gemilang “
” Aiiihh…!! Apakah ini pelajaran sejarah, kami tak butuh pelajaranmu..
Kami hanya butuh makan, obat-obatan, dokter dan tempat berteduh dari cucuran hujan, juga tempat berlindung dari kejamnya malam ”
Banyak orang punya niat baik untuk membantu meringankan penderitaan tapi suara jerit dan lolongan derita semakin meninggi mengerikan, sayang hanya menembus telinga kiri ke telinga kanan jutaan saksi mata yang hanya terpana diam
Ps: posting dr hanfon, maaf berantakan..
DIarsipkan di bawah: iNspirAsi | 16 Komentar »