Sunrise di Punthuk setumbu..

golden sunrise bukit punthuk setumbu

golden sunrise bukit punthuk setumbu

masih tertinggal bayanganmu..
yang telah membekas di relung hatiku..
hujan tanpa henti seolah bertanda..
cinta tak disini lagi kau telah berpaling..

sebuah lagu yg disenandungkan yovie nuno terasa nyaman terdengar ditelingaku saat ini, menambah suasana gloomy syahdu saat jogja diguyur hujan seperti ini..
kalau diresapi liriknya kok seperti kisahku dengan seseorang ya… *alamaaak wakakakaka… #miripdikitaja
saat ini aku didepan PC ditemani mpusku, mama Missy dan krucil-krucilnya.
mencoba membangkitkan kembali semangat menulis yg benar-benar hampir padam, sifat pemalas itu memang kurangajar..
saat mata memandang monitor dan jari menari di atas keyboard,betisku berasa cenat-cenut..
sepertinya tadi dini hari aku terlalu memaksa kaki ini memanjat anak tangga bukit Punthuk setumbu..

yup tadi jam 03:00 am dini hari, bangun tidur langsung cuss ke magelang untuk mengejar matahari terbit..
gak banyak persiapan sebenarnya, cuman mikir kamera saja jangan sampai ketinggalan.. wekeke..
planing pun baru dapat pas sore sebelumnya, setelah menemani seseorang wira-wiri di jogja bagian selatan dan berakhir di obrolan santai disuatu beranda.. *ting…!! tiba-tiba ide mengejar sunrise di punthuk setumbu muncul..
sebenarnya dimana lokasi punthuk setumbu persisnya aku tak tahu..
bersyukur dengan tehnologi sekarang, dengan bantuan gps dan aplikasi maps di hanfon sudah tak takut nyasar..
suka deh denger suara merdu Mbaknya yang nyuruh-nyuruh.. “200 meter turn left..” “300 meter turn right..” ” turn right mas.. woe.. right woee…!! ” wakakaka.. coba mbaknya juga bisa marah-marah.. 😀
saat sebelum berangkat feelingku sebenarnya sudah tahu kalo cuaca lagi tak bersahabat, karena waktu lihat ke langit tak melihat satu bintangpun..
dan benar saja, saat perjalananku sampai daerah muntilan sudah mulai hujan rintik..
kaca jendela mobil aku buka sedikit dan hanya menyalakan blower tanpa AC, mencoba merasai udara pagi yang segar dan sejuknya desir hujan..
dan rasanya sangat tidak biasa nyetir tanpa mendengarkan musik, hanya suara perintah mbak-mbak gps yang menemani.. I’m falling in love sama suara mbak gps.. *lebay hehe..
dalam hati berharap seputaran candi borobudur hujan bakal reda, eh tapi harapanku sia-sia sodara-sodara..

untuk menuju bukit punthuk setumbu musti ngambil jalan arah hotel manohara, habis itu ikuti jalan terus sekitar 300 meter ada pertigaan ngambil arah kanan melewati jalan kampung..
ikuti terus jalan kampung yg agak sempit sekitar 4 km, beruntung deh ada gps.. soalnya banyak perempatan dan pertigaan, meski ada petunjuk arah tapi kalo malam gelap gulita jadi kurang kelihatan..
sampek desa karangrejo jalannya mulai nanjak, nah sebelum tempat parkir nanjaknya spooky banget.. tajem euy..
dan akhirnya sampek parkiran masih disambut hujan gerimis manis, terpaksa pake payung deh..
anehnya sampek puncak hujan reda euy, ada pawang hujannya di atas.. *beneran lho ini..

sang pawang hujan

sang pawang hujan

awalnya aku tak tahu kalo si embah tua bertopi dan memakai baju lusuh itu seorang pawang hujan, sampai beliau meniup-niup udara dengan asap rokok klobotnya yang beraroma kemenyan.. wew..*itulah uniknya Indonesia.. 🙂

setelah menunggu sekian lama, tapi mendung masih saja menutupi sebagian besar langit..
gunung merapi dan merbabu di timur sama sekali tak kelihatan..
sinar matahari pun hanya muncul sedikit diantara celah mendung..

kalian tahu apa yang ada di benakku saat melihat pemandangan itu..?
aku merasa kadang keindahan gak selalu muncul dipermukaan, tapi dia bisa sembunyi dengan rapi..

perjalanan trip sendirian kali ini memberi satu pelajaran baru, jika punya keinginan aku jadi takut untuk bilang nanti atau besok saja..
karena setiap momen punya keindahan dan kisah tersendiri, selama masih ada waktu lakukanlah apa yang ingin kau lakukan..
pergilah kemana ingin kau tuju, selama Tuhan masih memberikan kesehatan dan kesempatan..
langkahkan kakimu jangan hanya diam..
aku jadi teringat pesan mbak Trinity penulis buku naked traveller.. “septa.. go..!! go..!! ”

pesan mbak trinity

pesan mbak trinity

aiiih… kadang alam semesta ini bisa memberi suatu nasehat pelajaran hidup yang luar biasa..
dan aku akan selalu suka melihat sunrise, karena setiap harinya memberikan harapan baru..
dan setiap harinya tak akan pernah sama..

teman satu tujuan

teman satu tujuan

candi borobudur samar-samar di kejauhan

candi borobudur samar-samar di kejauhan

sehebat atau seindah apapun kisahmu akan hilang ditelan masa,dengan menuliskannya waktu akan mendekapnya dan mungkin suatu masa aku atau orang lain akan membaca ulang..

-AtA-

ps: ceilah, keren juga quote-nya saia ^^
Iklan
Categories: tRip | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Sunrise di Punthuk setumbu..

  1. hihi…kamu berangkat ke Punthuk Setumbu, aku berangkat bo2 😀
    Asyik, Ata ngeblog lagi…

    hehe.. aku berangkat bukane situ masih lembur.. hahaha..
    semoga gak angin-anginan.. 😛

  2. Awal tahun yang ‘syahdu’ nih Ta, berburu sunrise, fotonya keren,
    semangat tahun baru, semangat mencatatkan kisahmu lagi 🙂

    syahdu nan melow kak… hehehe..
    terimakasih, sebenernya fotonya gak seperti yg diharapkan.. tp tiap moment memiliki keindahan tersendiri.. tul gak..? hehe..

    ok semangat kak Salma…

    -AtA-

  3. Foto Profil pawang hujannya … pas bener … mistis

    salam saya Atta
    (10/1 : 2)

    setuju om..

    salam juga..
    penasaran arti angka2nya apa ya..?

  4. weh bagus yah, rumah simbahku lho di Pucungan dekat Borobudur. Kapan-kapan kesini aahh

  5. Penasaran nyobain sunrise dari sini tapi blm kesampean ampe sekarang 😦

  6. jadi pengin coba. keren landscape-nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: