ibsn: SENYUM abadi #part III

jam kuno diruang tengah berdentang merobek keheningan malam
aku masih terjaga, berdiri dipintu loteng berharap melihat sang rembulan
ironis yang kudapat hanyalah gelap
sambil menghela nafas panjang imajinasiku terbang

AtA chan melihat bintang

malam ini 12 tahun sudah usiamu disana
apa kabar Sob..? sedang apakah dirimu saat ini
terbang bersama angin, berkejaran dengan ombak
atau bersenandung di puncak mahameru
eh..! setelah mengunjungi tempat peristirahatanmu tadi sore
ku mampir kerumah ortumu aku kangen sama Ibumu
[ sebernarnya kangen gule kambing buatannya hehehe.. ]
seperti biasa orang tua itu selalu menangis saat melihat wajahku
mungkin Ibumu melihat sosokmu dalam diriku
aku menyadari, tak akan mudah seorang Ibu merelakan buah hatinya pergi
sebanyak apapun waktu takkan bisa mengurangi rasa kehilangannya
tak akan pernah bisa…
aku sendiri butuh waktu yang lama sampai menyadari

kau pergi bukan untuk meninggalkan kami, tapi kau pergi
untuk menetap di dalam hati kami untuk selamanya..
jasadmu boleh hancur tapi kenangan tentangmu akan abadi
SENYUM dan kebaikanmu akan berubah menjadi Rindu..

kau telah kubuatkan sebuah ruang istimewa didalam ingatanku
di dindingnya terpajang gambarmu
SENYUMmu itu akan abadi terbingkai indah disana

dedicate to alm. Didin Rady Adrian

SENYUM abadi #part I bisa di baca disini

SENYUM abadi #part II bisa di lihat disini

Iklan
Categories: iNspirAsi | 23 Komentar

Navigasi pos

23 thoughts on “ibsn: SENYUM abadi #part III

  1. tyanjogjack

    alm. Didin Rady Adrian siapa, bang septa? Blogger jg kah?

    seorang sahabat di waktu umur belasan..
    dia meninggal karena kecelakaan motor, lebih lengkap baca SENYUM abadi #partI dan #part II..
    di jaman itu lom ada blogger sih..

  2. hmm, pernah alami hal yang hampir mirip dengan sahabatku
    ibunya menangis setiap bertemu..

    setiap kepergian, akan meninggalkan jejak dihati..
    jejak yang tak terhapus oleh waktu

    semoga mereka yang mendahului kita, berada disisiNYA, amiin

    semua yg kita sayangi pergi untuk datang dan menetap di hati kita..

  3. wah, udah 12 tahun masih dikenang
    almarhum pasti bahagia kalau tahu ya 🙂

    semoga almarhum sedang beristirahat dengan tenang di surga

    amin

    terimakasih do’a nya, semoga alm.Didin bahagia disana..

  4. KangBoed

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku

  5. Semoga sahabatmu mendapat tempat yang paling indah di sisiNya. Semoga juga ibu sahabatmu bisa mengikhlaskan putranya yang tercinta, dan selalu mengirim doa untuknya …

    terimakasih do’anya buk..

  6. narpen

    waduh.. 12 tahun yang lalu? temen baik banget ya?
    semoga almarhum beristirahat dengan tenang ya 🙂

    iya sahabat baik sudah seperti saudara..

  7. turut berduka ……….

    terimakasih

  8. mudah2an almarhum di ringankan segala urusannya

    amiin..

  9. Pasti sahabat yang sanat dekat.. setidaknya dihati yaa.. ? Aku rasa dia juga sedang tersenyum padamu .. 🙂

    Apa khabarmu Sep..? 🙂

    iya mas sahabat dekat banget, aku yakin dia sedang tersenyum bahagia disana..
    Kabarku baek mas, maaf kalau aku jarang mampir ke blog mas nug..

  10. Semoga Didin bahagia di alam sana, dan pasti dia akan senang jika melihatmu tak berduka terus menerus…
    Semoga dia mendapatkan tempat yang layak di sisi Nya

    aku sudah tidak berduka kok buk, hanya sekedar mengenang saja..
    Terimakasih banyak do’anya..

  11. seolah ada getar senyumnya.. saya sampai merinding waktu baca ini.. semoga almarhum bahagia di surga-Nya.. amin..

    hihihi..masa’ sih sampe merinding..?
    Amiin juga..

  12. Dia Beruntung punya sahabat seperti bang septa yang selalu mendoakannya 🙂

    aku juga beruntung kok punya sahabat dia.. 🙂

  13. buat aku tersenyum =)) -So7

    ambil gitar trus ikut nyanyi deh 🙂

  14. ah..septa.. kau memang sahabat yg baik dan punya hati yg lembut. masih sering mengunjungi ibu alm sahabatmu untuk sekedar silaturahmi walaupun sebenernya mengincar gule kambing hehehe.. but, it’s nice bro.. 🙂

    duh jangan muji-muji gitu dong miss N, ntar bisa besar kepala nih..
    Hahaha..

  15. HHmm…sangat mengena sekali yawh kisah dengan beliau

  16. Semoga dia tetap tersenyum bahagia di sana ya..
    Aku jadi sedih teringat sahabatku… 😦

    terimakasih Ra, kamu juga senyum dong jangan bersedih..

  17. setiap baca kisah yg seperti ini,,membuat hati saya ikut menangis…kita doakan bersama aja ya sob..

    salam, ^_^

  18. turut sedih…
    tapi tetep smile..

  19. seorang sahabat ya?? turut berduka, semoga mendapat tempat yang baik disisinya…. jadi haru n sedih bacanya…. benar kata septa dia akan selalu tetap ada di hati orang2 yg menyayanginya, dia telah tenang disana, senyum septa :0

  20. Hmmm….
    Alangkah sulit mengosongkan hati saat telah didiami seseorang yang disayangi, ya… Ayo lanjutkan hidup dengan senyum! ^_^

  21. Dedi Suparman

    waw…………………………wa………………..wa…………………..

  22. menyentuh banget tulisannya sobat….salut..!

  23. terharu…….

    ……

    …..

    .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: