kuhadapi dunia dengan SENYUM serie 2 part#2

uhh perutku terasa perih , sepertinya maagku kambuh
tiba-tiba ku jadi teringat Ian, biasanya dia yang selalu
bawel ngingetin, jangan telat makan, gak boleh makan pedes
jangan ini gak boleh itu
baru kurasakan begitu penting kehadiranya bagiku
tak terasa sudah hampir seminggu ian tak disini
setiap malam dia telfon, selalu curhat masalah pekerjaan
yang menguras energi dan phikiranya
” aku seperti kerja rodi disini “
” oya “
” berangkat pagi-pagi pulang malam “
” ooo “
” musti nyelesain semua masalah “
” emm “
” banyak pegawai yang tak profesional di sini “
” kok “
” merasa jauh dari pusat, mereka berbuat semaunya “
” tul “
dan bla…bla…bla.. akhirnya ditutup dengan kalimat
yang selalu sama
” are you happy ? “
” yup “
banyak sekali sifat kami yang berlawanan, diantaranya
ian adalah orang yang suka bicara dan jarang serius
sedangkan aku lebih suka menjadi pendengar dan gak suka becanda
dua hari kemudian, Ian menelfon akan segera balik jakarta
pekerjaannya hampir kelar dia juga mengeluhkan livernya lagi
akupun secepatnya minta ijin cuti sehari
aku ingin memasak makanan favorit Ian
sayur sop dan kue brownies
siang itu hujan rintik-rintik turun membasahi jakarta
tepat pukul 13.00 aku telah sampai di bandara
aku memang sangat rindu dengan Ian
tapi aku gak mau terlihat lemah dan menjadi manja di hadapan laki-laki
setelah satu jam menunggu akhirnya pesawat yang membawa ian
mendarat dengan selamat
hal itu sedikit mengurangi rasa resahku
kucari cari wajah yang kukenal itu di terminal kedatangan
hanya SENYUManya yang kutunggu
tiba-tiba beberapa petugas kesehatan tergesa-gesa memasuki
ruang kedatangan
sepasang suami istri yang berdiri di sampingku kelihatan panik
” ada apa ya, kok ada petugas medis ? “
” ada yang sakit mungkin di pesawat ” jawab pasangannya
” kenapa mobil ambulance enggak langsung masuk ke landasan
kayak di film-film itu “
” emang ini hollywood, dasar ! “
saat itu aku hanya menduga duga ada yang sakit keras
di dalam pesawat, saat ku sedang bergulat dengan phikiranku
beberapa penumpang keluar bergerombol sambil membawa koper
masing-masing.
sebagian mereka terSENYUM senang melihat keluarga yang menjemput
SENYUM bahagia, tawa lepas, peluk cium
sebuah pemandangan yang sangat nyata
lelah kakiku berdiri menunggu, ku terSENYUM dalam hati
ternyata menunggu benar-benar pekerjaan yang membosankan
menunggu benar-benar shuck
setelah hampir satu jam menunggu dan ian belum juga muncul
aku mulai bertanya tanya dalam hati
apakah jadwal pesawat yang ditumpanginya berubah?
daripada pusing pusing mikir kuputuskan bertanya ke informasi
perusahaan penerbangan yang di pakai Ian
akhirnya kutemui seorang resepsionis
” permisi,selamat siang “
” ya selamat siang, ada yang bisa kami bantu ? “
” saya minta informasi, apakah pesawat yang baru saja mendarat
ada penumpang yang bernama Ian Mahardika ? “
wajah petugas resepsionis kelihatan kaget
” maaf anda siapannya bapak ian mahardika ? “
” saya tunangannya “
” kebetulan kami sedang berusaha menghubungi keluarga bapak ian “
” ada apa sebenarnya ? ” tanyaku panik
” begini mmhh…saat pesawat akan landing …tiba-tiba bapak ian
kolaps.. “
” bagaimana kondisinya sekarang ?
” kami mohon maaf, petugas medis kami sudah berusaha semampunya.
….kami …turut berbelasungkawa “
waktu seolah berhenti , bumi seperti berhenti berputar.
semua bagaikan sebuah slow motion, suara petugas resepsionis
bagaikan gaung di telingaku.
” maaf anda tidak apa apa, ada yang bisa kami lakukan ? “
” dimana dia ? “
” petugas kami akan mengantar ibu ke rumah sakit “
” tidak usah, berikan saja alamatnya “
” apakah anda ingin duduk sebentar ? “
” terimakasih saya harus segera ke rumah sakit “
ku ucapkan terimakasih dengan SENYUM yang kupaksakan
dadaku tiba tiba terasa sesak, kutarik nafas dalam dalam
menahan air mata yang hampir jatuh
kukemudikan mobil dengan tenang menuju rumah sakit
setibanya di sana , ku menenangkan diri sebentar
sebelum turun dari mobil
segera ku bertanya ke petugas di ruang informasi, lalu
datang seorang petugas yang menjawab semua pertanyaanku
sampai akhirnya aku di perlihatkan tubuh itu
raga yang telah diam dengan ketenangan yang luarbiasa
aku seperti baru disadarkan dari mimpi
dan ku harus menerima kenyataan bahwa Ian akan pergi selamanya
seperti ada lubang dihati dan rasa perih yang menusuk
aku jatuh terduduk seperti kehilangan tenaga
seakan ada seseorang menendang dadaku
dan tak kuasa lagi ku bendung air mata ini

to be continued

ps: maaf kalo part ini bikin sedih

duh tisue ku habis pula 😦

Iklan
Categories: iNspirAsi | 26 Komentar

Navigasi pos

26 thoughts on “kuhadapi dunia dengan SENYUM serie 2 part#2

  1. nah kan
    pasti deh sedih
    tapi sesudah ini apa yah

    EM

    sedihnya cuman di part ini doang kok
    abis ini tambah melow hehehe
    yang pasti sussi akan lebih tegar 🙂

  2. Septa bener..aku pasti tambah tegar
    *nah looh elu kan sassie bukan sussie xixixi..dilempar kece mete deh*
    R u happy now??

    sie emang tegar kok, septa banyak belajar dari sie ^_^”
    *sayang deh sama kecemetenya*
    I’m happy, how a bout You ?

  3. Itmam

    aku nyumbang tisue nih mas… 😀

    mana-mana …. 🙂

  4. Baca Post ini jadi berlinang nih….?
    Hayo tanggung jawab Septa… 🙂

    waduh maap deh, gak maksud …
    emang udah hamil berapa bulan, kok musti tanggung jawab wikikikik 🙂

  5. nice posting, nicce story,
    ambil hikmah yang terkandung… 🙂

    trims dah mampir, trims dah komen
    semoga bermanfaat 🙂

  6. When the world is not compromise enough for our dream, then let still have a sweet dream and even it just became a dream. At least we still have a hope, a wishing, a spirit to catch it. Doesn’t mean that we ignore all the fact, but to build a spirit that has loss is just like build an ice building… so easy to be melted.

    Keep write a good story.

    ==================== smile =====================
    ************** and the world would smile for U ***************

    thanks masukannya, You’r the best

  7. ye..ye..ye..ye… gw bisa serius…………. ciatzzzzzz…………..

    Lu nyari inspirasinya sambil liatin tomat-tomat yang lagi bebuah yahh… perhatiin tuh… jangan-jangan banyak yang berulet gara-gara lu cuekin wikikikiki……

    Bikin sambel di tengah sawah enak kali ya… hihihihi…. trus tiba-tiba kebanjiran lahar dingin kelud…wah gak enak kalo ini…

    Dah ahh wis ditunggu tuh rantangannya….

    inspirasinnya pas lagi begadang, maklum hyper insomnia 🙂
    yo wes kono di beritakan ke semua, biar orang se indonesia raya tahu….
    gak doyan sambel aku, bisa mules2 ntar hehehe 🙂

  8. nyanyi thithik sik…….

    #apakah itu dia…apakah itu cinta… yang akan melengkapi lubang di dalam hati…………..#

    tuhhh lagunya si lettoy itu kan yang bakal jadi soundtrax episode ini….. yuhuuuu suaraku maknyus nik dirungokno kucingku…hihihi…..

    ngerti ae sampeyan iki, lague gak cocok gawe soundtrack.
    tapi emang lg ngegambarin suasana hati ho ho ho … 😛

  9. ayawjeweltz

    jangan biarkan ian pergi!!!! biarkankarakter ianhidup di sini!!!!!!!!!!!!!!

    kenapa pas bagian Lubang Dihati nya di kasih warna pink???

    ian akan selalu hidup kok, di hati Sussi.

    -lubang hati- lagunya letto, lagi seneng dengerin ajah 🙂

  10. sedih, ditinggal Ian..
    gak punya tisue, dilap di baju,, wiikikik!
    wadiuh, sina jg skit maag, m0ga g kambuh,, ay0 jaga kesehatan biar gak bikin 0rang lain sedih 😉

    eitss jangan di lap ke baju septa dong… 🙂
    punya maag musti disiplin Dek Sina, banyak pantangannya hehehe
    jaga diri baik2 yah 😛

  11. huuhuu… sediiihhhh T_T

  12. huuhuu… ga ilang2 ni sedihnya…

    “srooottt…srrroooottt” *ingusan*

    *pinjem bajunya septa bwt ngelap airmata sm ingus 😀 *

    hidup itu… ga akan ada yang tau.. kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti tanpa ada yang bisa menghentikannya dan tanpa ada yang tau kapan terjadinya…

    uuhhuu…. T_T

    gak papa deh ndah, besok bajunya bisa di loundry hehehe 🙂
    kebahagiaan dan kesedihan memang datang silih berganti ,
    sekarang tergantung bagaimana kita menyikapi 🙂

  13. duh… jadi inget Laguna Letto “Lubang di hati 😉 “

    iya , emang septa lagi seneng denger lagu itu 🙂

  14. mau sedih tapi ada sambungannya nanti aja deh sedihnya

  15. boleh minta tissu nya gak?….sedih

    buat ngelap ingus ku….

    kaburrrr…………..

    lho mas ini tisuenya, kok malah kabur sih 🙂

  16. tuh,,bener dah,,

    pasti sedih,, 😦

  17. hhhuhuuhh,,

    tapi bagus koq,,

  18. are you happy? 😉

    yess. I’m happy 🙂

  19. Haiii…
    pa kabar hati hari ini?
    semoga gak ada nightmare lagi kaya semalam ya xixixi..
    berdoa sebelum tidur jangan mikirin sassie mulu khek khek khek jadinya gak mimpi jadi ghost

    hmm biasanya mimpi itu kebalikannya kan?
    jadi septa tenang ajah..yang jadi ghost pasti sassie
    bukan septa hehe

    Kalo sie jadi ghost,sie akan jadi ghost yang paling sweet deh dan gak bakal bikin orang takut
    enak kayanya jadi ghost bisa kesana kemari menemui teman temannya yang masih hidup didunia..hmmm
    ngomong apa sih sassie..dah ah
    have a great day to all
    sie always love u all…

    wew tumben panjang bener komennya hehehe
    tenang ajah, i’m fine okey.

    duh jangan sering denger lagu ost. mirror deh,
    bikin suasana enggak enak ajah

    tetep terSENYUM yah 🙂

  20. huaa.. hikssss…..
    beneran sedih nih bacanyaaa… *mencari tissue*

    menunggu kisah selanjutnya..

    duh sorry nan kalo bikin lu sedih… 😦

  21. hhe,,

    pa kabar bang sep,,

  22. waduh,,

    sedih nih,,,

    d tunggu klanjutannya,,,

    maen yahh k blog tandud,,
    ada yg baru,,

  23. sambungannya kok jadi sedih…?
    wah masih to be continued lagi….sedih lagi nggak?

  24. …ikut belasungkawa… Moga episod berikutnya ian hidup lagi…

  25. Jadi inget lagunya dewa nih.

  26. mrdna94

    wah…..
    d tunggu posting yg lain…….ea…..

    oea,
    berhubung blog beta lagi sepi komen…
    jadi tolong komenin blog beta ya…….

    biar,
    BETA SONDET TERLAMBAT LAGI BANTU MAMAK AMBIL AIR BUAT MANDI ADEK………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: